SENYUMAN merekah di kubu Persib. Pelatih, pemain, dan ofisial larut dalam kegembiraan setelah mereka menuai poin penuh di kandang sendiri saat menaklukkan Persebaya "Bajul Ijo" 4-2. Sebelumnya, mereka menekukkan wajahnya akibat kekalahan dari Persisam 1-2. Aib yang semestinya tidak diboyong ke kota kembang ini.
Namun, cahaya cerah kini muncul lagi. Setidaknya, menjelang akhir putaran pertama Djarum Liga Super Indonesia 2009-2010 ini, kemenangan atas tim asal Jawa Timur itu membuka harapan Persib untuk bersaing merebut takhta juara. Kini, tim besutan Jaya Hartono bertengger di posisi keempat dengan perolehan nilai 24 setelah menaklukkan "Green Force" di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu kemarin.
Empat gol diciptakan oleh para prajurit "Maung Bandung". Dua gol tercipta oleh "Si Gila" alias "El Loco", Christian Girard Alvaro Gonzales pada menit ke-13 dan 55. Ini semakin membuktikan bahwa Gonzales telah bangkit dan menunjukkan dia semakin tajam dan berbahaya.
Kebangkitan dia begitu menyedot perhatian bobotoh dan Pelatih Jaya Hartono yang mengakui bahwa striker asal Uruguay itu kembali percaya diri. Penampilan fisik dan motivasi bermain Gonzales mulai berkembang setelah tur Kalimantan sepekan lalu. "Saya berharap ia bisa bertahan dalam performa seperti itu atau lebih meningkat lagi," ucap Jaya.
Tak berlebihan harapan besar bertumpu pada laki-laki yang lahir 30 Agustus 1976 lalu itu untuk kembali merobek jala lawan dan menghidupkan sorak sorai ribuan bobotoh. Semua berharap "El Loco" bisa setajam seperti kompetisi-kompetisi sebelumnya.
Bagi Gonzales, kemenangan atas Persebaya dengan dua gol yang dia lesakkan, memberikan kepuasan tersendiri. Dia merasa telah menemukan separuh jiwanya yang telah hilang. Pada beberapa pertandingan, posisinya tergantikan di tengah permainan. Terakhir, dia hanya bisa duduk di bangku cadangan saat menghadapi Persiwa. "Ya, saya kembali menemukan kepercayaan diri sekarang," ujar mantan pemain Persik Kediri 2005-2009 itu.
Meski mengaku lebih menikmati pertandingan-pertandingan terakhir berkat kerja kerasnya dalam berlatih, Gonzales tetap merendah. "Semua ini bukan karena saya. Gol-gol yang tercipta itu berkat kerja sama tim. Bukan saya saja," tutur bapak empat itu.
Dia berharap penampilannya meningkat, semakin tajam saat berlaga melawan Persik Kediri nanti. Dia tidak merasa ada beban menghadapi tim yang telah empat tahun menaunginya. Bahkan, dia merasa punya motivasi lebih untuk membuat gol-gol yang bisa membawa kemenangan bagi Persib.
"Saya sekarang adalah bagian dari Persib. Persik Kediri itu masa lalu saya. Pada pertandingan terakhir nanti, saya bermain untuk Persib," tuturnya dengan wajah yang berseri.
Mudah-mudahan kepercayaan diri Gonzales jangan sampai meredup lagi. (Novianti Nurulliah/"PR")***
Penulis:
Source: PR
Namun, cahaya cerah kini muncul lagi. Setidaknya, menjelang akhir putaran pertama Djarum Liga Super Indonesia 2009-2010 ini, kemenangan atas tim asal Jawa Timur itu membuka harapan Persib untuk bersaing merebut takhta juara. Kini, tim besutan Jaya Hartono bertengger di posisi keempat dengan perolehan nilai 24 setelah menaklukkan "Green Force" di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu kemarin.
Empat gol diciptakan oleh para prajurit "Maung Bandung". Dua gol tercipta oleh "Si Gila" alias "El Loco", Christian Girard Alvaro Gonzales pada menit ke-13 dan 55. Ini semakin membuktikan bahwa Gonzales telah bangkit dan menunjukkan dia semakin tajam dan berbahaya.
Kebangkitan dia begitu menyedot perhatian bobotoh dan Pelatih Jaya Hartono yang mengakui bahwa striker asal Uruguay itu kembali percaya diri. Penampilan fisik dan motivasi bermain Gonzales mulai berkembang setelah tur Kalimantan sepekan lalu. "Saya berharap ia bisa bertahan dalam performa seperti itu atau lebih meningkat lagi," ucap Jaya.
Tak berlebihan harapan besar bertumpu pada laki-laki yang lahir 30 Agustus 1976 lalu itu untuk kembali merobek jala lawan dan menghidupkan sorak sorai ribuan bobotoh. Semua berharap "El Loco" bisa setajam seperti kompetisi-kompetisi sebelumnya.
Bagi Gonzales, kemenangan atas Persebaya dengan dua gol yang dia lesakkan, memberikan kepuasan tersendiri. Dia merasa telah menemukan separuh jiwanya yang telah hilang. Pada beberapa pertandingan, posisinya tergantikan di tengah permainan. Terakhir, dia hanya bisa duduk di bangku cadangan saat menghadapi Persiwa. "Ya, saya kembali menemukan kepercayaan diri sekarang," ujar mantan pemain Persik Kediri 2005-2009 itu.
Meski mengaku lebih menikmati pertandingan-pertandingan terakhir berkat kerja kerasnya dalam berlatih, Gonzales tetap merendah. "Semua ini bukan karena saya. Gol-gol yang tercipta itu berkat kerja sama tim. Bukan saya saja," tutur bapak empat itu.
Dia berharap penampilannya meningkat, semakin tajam saat berlaga melawan Persik Kediri nanti. Dia tidak merasa ada beban menghadapi tim yang telah empat tahun menaunginya. Bahkan, dia merasa punya motivasi lebih untuk membuat gol-gol yang bisa membawa kemenangan bagi Persib.
"Saya sekarang adalah bagian dari Persib. Persik Kediri itu masa lalu saya. Pada pertandingan terakhir nanti, saya bermain untuk Persib," tuturnya dengan wajah yang berseri.
Mudah-mudahan kepercayaan diri Gonzales jangan sampai meredup lagi. (Novianti Nurulliah/"PR")***
Penulis:
Source: PR

Post a Comment